LISTRIK UPDATE Tahukah Anda, Ada Lima Fakta Terkait Tagihan Listrik di...

Tahukah Anda, Ada Lima Fakta Terkait Tagihan Listrik di Masa Covid-19

-

Tentu Anda paham, bahwa selama masa pandemi Covid-19 banyak hal terjadi di masyarakat. Salah satunya tentang melonjaknya tagihan listrik yang terus naik selama masa karantina yang tentu saja sangat dikeluhkan masyarakat.

Mendengar kabar ini, Perusahaan Listrik Negara atau PLN (Persero) langsung mengklarifikasi bahwa tarif listrik saat ini tidak ada perubahan sama sekali.

Nah, ada fakta menarik tentang tagihan listrik selama masa pandemi.

  1. Tarif Listrik Tetap Sejak 2017

PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) menegaskan bahwa tidak ada kenaikan tarif listrik di masa pandemi Covid-19. Bahkan tarif listrik tetap sejak 2017. General Manager PLN UID Jakarta Raya Doddy B Pangaribuan menjelaskan adanya isu kelonjakan tersebut dikarenakan adanya selisih tagihan rekening di bulan-bulan sebelumnya.

  1. Petugas Catat Meter kembali Bertugas Sejak Mei 2020 dan Layanan Meter Catat Mandiri via Wa tetap Ada

Selama PSBB, PLN meminta masyarakat untuk mencatat secara mandiri angka stand kwh meter. Namun, sejak Mei lalu, PT PLN (Persero) kembali menurunkan petugas pencatat stand meter listrik secara langsung ke rumah pelanggan pascabayar untuk tagihan rekening bulan Juni 2020. tak hanya itu saja, PLN juga tetap memberikan kemudahan dengan layanan lapor stand meter mandiri melalui aplikasi WhatsApp Messenger (WA) PLN 123.

  1. Tidak ada Subsidi Silang

Lonjakan tagihan listrik yang terjadi di tengah-tengah masyarakat selama masa pandemi memang membuat sebagian masyarakat merasa terbebani, namun masih menjadi pertanyaan di kalangan masyarakat tentang adanya subsidi silang.

Direktur Utama PT PLN, Zulkifli Zaini mengatakan jika lonjakan tagihan tersebut karena penggunaan yang berlebihan saat masa aktivitas di rumah. Sehingga isu yang terjadi di kalangan masyarakat tentang subsidi silang tidaklah benar.

  1. Kebijakan Skema Perlindungan Lonjakan bagi Pelanggan dengan Mekanisme Pembayaran Secara Cicilan

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) telah mengeluarkan kebijakan soal meringankan beban masyarakat yang mengalami lonjakan tagihan listriknya selama masa pandemi Covid-19.

Senior Executive Vice President Bisnis & Pelayanan Pelanggan PLN Yuddy Setyo Wicaksono mengatakan jika masyarakat yang mengalami kenaikan listrik yang signifikan dapat dibayar dengan dicicil.

  1. Masyarakat Tidak Mampu Mendapat Bantuan Sementara Tagihan Listrik dari Pemerintah

PT PLN (Persero) memberikan solusi melalui kebijakan kepada masyarakat yang kurang mampu dengan mendapatkan bantuan sementara tagihan listrik dari pemerintah dengan persyaratan, gratis bagi pelanggan golongan R1 450 VA kemudian diberikan potongan harga 50% untuk golongan 900 VA sepanjang bulan April-September 2020.

Nah, semoga dengan fakta-fakta ini kita bisa jadi lebih bijak melihat semuanya!

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TERBARU

PLN Wujudkan Asa 2.635 Keluarga Pra Sejahtera di NTT, Papua dan Papua Barat

LISTRIKTODAY - PLN melanjutkan penyaluran donasi dari gelaran PLN Virtual Charity Run and Ride (VCRR) 2020. Kali ini, PLN menyambung...

Bakti PDKB Sulselrabar Hasilkan Penghematan Listrik Senilai Rp373 juta

LISTRIKTODAY - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) melalui kerja keras Tim Khusus Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) PLN UIW...

4 Desa di Sanggau dan Melawi Kini Diterangi Listrik

LISTRIKTODAY - PLN sukses mengaliri listrik di 4 desa di Kabupaten Sanggau dan Kabupaten Melawi. Di Kabupaten Sanggau, ada...

Operasikan GITET 500 kV Pemalang – Batang Extention, PLN Berpotensi Tambah Pemasukan Rp911 Miliar per Tahun

LISTRIKTODAY - Jelang akhir tahun, PLN berhasil mengoperasikan Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) 500 kiloVolt (kV) Pemalang/Batang Extention...

PLN Terangi 5 Distrik di Asmat

LISTRIKTODAY - PLN dan Pemerintah Kabupaten Asmat menjalin kerja sama dalam rangka pengoperasian dan pengelolaan sistem ketenagalistrikan bagi lima...

Tanpa Bersinergi, Sertifikasi Aset Negara Bakal Berlangsung Seabad Lamanya

LISTRIKTODAY - PLN memiliki lebih dari 90.000 persil bidang tanah yang harus dilegalkan dan disertifikasi sebagai aset milik negara...